subscribe to RSS
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic

Investasi Tabungan Ekstra

Posted by al Baroky Corp... on Senin, 15 Maret 2010

Kali ini, saya ingin berbagi informasi tentang beberapa situs bisnis internet yang bisa Anda ikuti untuk mendapatkan uang tambahan. Juga informasi beberapa situs bisnis internet yang saya sarankan jangan diikuti. Dasar saya bisa memberi saran kepada Anda adalah pengalaman pribadi saya sendiri. Sedikit info, saya juga pernah mengalami kerugian besar selama ikut bisnis di internet. Lebih dari 5 juta. Namun di TE, sejak ikut awal hingga sekarang masih terus mendapatkan hasil yang simultan.
Informasi ini akan saya kirimkan langsung ke email Anda (private) bagi yang telah menjadi downline saya di Program TE. Win win solution. Kenapa tidak dicantumkan di halaman muka ini? “Demi menjaga kerukunan antar pebisnis…. “. Maksudnya, saya menghindarkan konflik dengan pengunjung situs ini yang mungkin merasa keberatan bila bisnis yang diikutinya saya sebut sebagai Scam. Jadi prinsip saya tidak perlu menjelekkan bisnis orang lain untuk komersial bisnis saya sendiri. Setiap orang punya keyakinan sendiri atas bisnisnya.
Segera bergabung dengan Program TE…! Klik di sini

Sudah saatnya anda mengikuti bisnis online yang terpercaya untuk kesejahtraan keluarga anda

Sekedar Informasi !
..PEMBAGIAN..

BONUS SHARING ROYALTI PROFIT
..TABUNGANEKSTRA..

Pembagian Langsung Bonus Bulanan
Sharing Royalti Profit
Rp 8.043.750,00-

SELESAI
YANG DIMULAI
26 Februari 2010

Selamat kepada semua member TabunganFinansial
yang telah menerima pembagian Sharing Royalti Profit bulan Februari.
SALAM DAHSYAT SUKSES UNTUK ANDA SEMUA
terima kasih atas kepercayaanya.
Mari sukses Bersama.
Bagi anda yang ingin mendapatkan Pasive Income SRP bulanan segeralah bergabung untuk mendaptkan SRP di bulan Februari

LUAR BIASA!!

TabunganEkstra Akan Kembali Membagikan Bonus Perbulan
Sharing Royalti Profit
Rp 8.043.750,00-

Seluruh Investor Akan Mendapatkan Pada Tanggal
28 Maret 2010
Segera bergabung dengan Program TE…! Klik di sini

PASTIKAN WAKTU TRANSFER MENGGUNAKAN ANGKA UNIK
misal
Rp.200.387
( 387 adalah angka uniknya )

Salam Sukses

Teknik Gambar Bentuk Lipatan Kertas

Posted by al Baroky Corp... on


Dalam artikel kali ini akan dijelaskan salah satu pemanfaatan corel draw yakni teknik pewarnaan dan shaping yang sederhana untuk memberikan kesan kedalaman dan gelap terang. Perlu dicatat, tools coreldraw yang akan kita gunakan nanti adalah, Shape Tool, Pen Tool, Erase Tool, Transparency Tool dan Rectangle Tool.
Sebelum bertempur, biasakanlah untuk membuat lembar baru.
Kemudian klik lembar baru kosong tersebut, pada bagian unit pilih pixels.
Ya, langsung saja kita ujicobakan tutorial coreldrawnya :

Pertama pilih tool rectangle, atau dapat juga menekan F6 di keyboard

Buat bentuk persegi dengan width 990 px dan heightnya 1319 px

Dengan Erase tools...

Hapus/hilangkan sedikit demi sedikit bagian pinggir-pinggirnya dari objek persegi yang baru di buat tadi sehingga hasilnya seperti ini...

Dengan shape tools

Lekuk-lekukan bagian ujung atas dan pinggir-pinggir objek persegi tersebut

sehingga hasil akhirnya nanti akan seperti ini...

Buatlah sebuah shape dengan pen tool ukurannya width 539 px dan height 274 px

Sehingga hasilnya yaitu segitiga seperti ini...

Pilih bagian alas segitiga tersebut kemudian klik kanan pilih to curve...

Lekuk-lekukan bagian alas tersebut hingga hasil akhirnya menjadi seperti ini...

Jika di gabung dengan objek persegi yang tadi akan menjadi seperti ini...

Sekarang masuk kebagian teknik Pewarnaan I.
Teknik pewarnaan yang pertama ini butuhkan karena nanti objek-objek tersebut akan tumpang tindih sehingga sulit untuk di berikan pewarnaan.
Buatlah duplikat segitiga yang tadi, dengan cara copy paste, kemudian beri warna 90% black seperti ini.

Kemudian pilih menu bitmap, lalu convert to bitmap, setelah selesai dalam kondisi objek yang diconvert tersebut terpilih/terseleksi masuk ke menu bitmaps blur gausian blur, berikan radiusnya 10.0...

Hingga hasilnya menjadi seperti ini...

Kemudian dengan transparency tool,

Buat menjadi transparan di bagian alas segitiga yang telah diblur tersebut,

Kemudian letakkan tepat di bawah segitiga yang sebelumnya, hingga menjadi seperti ini...

Dengan Interactive Fill Tool...

Lakukan pewarnaan objek persegi sehingga menjadi seperti ini...

Masih dengan interactive fill tool, lakukan pewarnaan pada objek segitiga tadi sehingga hasilnya menjadi seperti ini...

Kemudian dengan pen tool

Buat satu objek baru, di atas objek segitiga, seperti ini...

Seleksi segitiga yang baru tersebut, kemudian tekan shift di keyboard kemudian klik objek segitiga yang telah diberiwarna dibawahnya, pilih menu Arrange Shaping Intersect, kira-kira seperti ini hasilnya...

Delete objek segitiga yang paling atas, dan beri warna hitam objek yang dihasilkan dari intersect tadi...

Dengan transparency tool...

Lakukan transparansi di bagian sisi objek hasil intersect tersebut sehingga hasilnya seperti ini...

Selanjutnya kita akan memberikan efek gelap pada objek persegi paling besar.
Buat objek baru diatas objek persegi yang utama

Kemudian pilih objek yang baru, kemudian klik shift di keyboard, seleksi objek persegi yang besar di bawahnya, pilih menu Arrange Shaping Intersect, sehingga hasilnya seperti ini...

Hapus persegi yang paling atas, kemudian beri warna 70% black.
Klik kanan objek yang berwarna 70% black tersebut, pilih extract content, kemudian delete. Dengan transparency tool, buat si objek yang berwarna 70% black tersebut menjadi seperti ini...

Kemudian kita akan membuat lipatan kecil kertas tersebut, pertama buat garis Bantu terlebih dahulu...

Dengan pen tool...

Buat objek seperti ini...

Kemudian beri warna putih, dengan transparency tool, lakukan transparency pada objek tersebut sehingga hasilnya seperti ini...

Dengan pen tool...

Buat objek seperti ini...

Kemudian beri warna hitam


Dengan transparency tool buat objek hitam tersebut menjadi seperti ini...

Untuk selanjutnya konsepnya sama saja, buat objek baru, kemudian berikan kesan gelap terang, sehingga hasil akhirnya akan menjadi seperti ini...

selamat berlatih...

Analisis Korelasi Kanonik/Canonial Correlation Analysis

Posted by al Baroky Corp... on

1. Apa tujuan dari analisis Korelasi Kanonikal?
2. Apa ciri data untuk Korelasi Kanonik?
3. Apa saja asumsi yang harus dipenuhi pada Korelasi Kanonikal?
4. Bagaimana proses dasar dari Canonical Correlation Analysis?
5. Bagaimanakah Model dari Canonical Correlation Analysis?

Apa tujuan dari analisis Korelasi Kanonikal?
Tujuan dari Korelasi Kanonikal secara dasar sama dengan Korelasi sederhana atau berganda, yakni ingin mengetahui apakah ada hubungan (asosiasi) antara dua variabel ataukah tidak? Namun berbeda dengan korelasi sederhana, pada korelasi kanonik jumlah variabel dependen dan variabel independen lebih dari satu, sehingga alat analisis korelasi kanonik bisa digolongkan pada multivariat.

Contoh Korelasi Kanonik!
Misal ada variabel Penjualan Sepeda Motor dengan Promosi Sepeda Motor. Pada korelasi sederhana, akan dicari apakah ada hubungan yang nyata dan kuat antara promosi sepeda motor dengan penjualan sepeda motor? Jika ada, misal angka korelasi 0,7, maka bisa dikatakan promosi sepeda motor mempunyai hubungan yang kuat dengan penjualan sepeda motor. Disini Promosi adalah variabel bebas (independen), sedang Penjualan adalah variabel tergantung (dependen), yakni tergantung pada besar promosi yang dilakukan.
Sekarang jika variabel dependen ditambah dengan Biaya Produksi Sepeda Motor, sedang variabel independen ditambah dengan Harga Sepeda Motor dan Jumlah Outlet Sepeda Motor. Maka sekarang ada dua variabel dependen dan tiga variabel independen. Analisis Korelasi Kanonik akan menguji apakah antar variabel Dependen dengan variabel Independen ada hubungan? Atau, apakah ada hubungan antara Penjualan dan Biaya Produksi Sepeda Motor dengan Promosi, Harga serta Jumlah Outlet sepeda motor? Bisa saja variabel Outlet ternyata tidak terkait dengan Penjualan maupun Biaya Produksi, atau kemungkinan lainnya.

Apa ciri data untuk Korelasi Kanonik?
Semua data untuk analisis Korelasi Kanonik bertipe metrik, yakni data interval atau data rasio. Dengan demikian data bertipe nominal (seperti Jenis Kelamin) atau data bertipe Ordinal sebaiknya tidak diproses dengan korelasi kanonikal.
Apa saja asumsi yang harus dipenuhi pada Korelasi Kanonikal?
Adanya hubungan yang bersifat linier (Linieritas) antar dua variabel. Seperti jika ada variabel Promosi dan variabel Penjualan, maka seharusnya korelasi antara kedua variabel bersifat linier, dalam arti -misal- makin besar pengeluaran promosi, makin tinggi penjualan. Hubungan linier (garis lurus) semacam ini jika ditampilkan pada grafik akan berupa garis ke kanan atas. Namun tidak bisa ditemukan setelah beberapa lama, justru makin besar promosi makin rendah penjualan. Hal ini akan melawan asumsi linieritas, karena setelah menaik ke kanan atas, kemudian garis menurun ke kanan bawah. Karena itu, linieritas akan valid jika data dianalisis pada interval (range) waktu tertentu.
Perlunya Multivariate Normality untuk menguji signifikansi setiap fungsi kanonik. Namun karena pengujian normalitas secara mulivariat tidak atau sulit dilakukan, maka bisa dilakukan uji normalitas untuk setiap variabel, dengan asumsi jika secara individu sebuah varaibel memenuhi kriteria normalitas, maka secara keseluruhan juga akan memenuhi asumsi normalitas.
Tidak ada Multikolinieritas antar anggota kelompok variabel, baik variabel dependen maupun variabel independen. Sebagai contoh, jika variabel dependen terdiri dari Penjualan dan Biaya Produksi, maka seharusnya tidak ada korelasi yang kuat dan nyata antara variabel Penjualan dengan variabel Biaya Produksi. Jika ada korelasi, hal itu dinamakan terjadi multikolinieritas. Jika angka korelasi tersebut besar, maka bisa diupayakan penghilangan salah satu variabel, misal variabel Penjualan dibuang atau variabel Biaya Produksi yang dihilangkan.

Bagaimana proses dasar dari Canonical Correlation Analysis?
Proses Korelasi Kanonikal:
Menentukan mana yang termasuk dalam kumpulan variabel dependen (set of multiple dependent variable) dan mana yang termasuk dalam kumpulan variabel independen (set of multiple independent variable)
Menurunkan beberapa Canonical Functions, yakni korelasi antara set variabel dependen dengan set variabel independen.
Dari beberapa Canonical Functions yang terbentuk, akan diuji Canonical Function yang mana yang bisa digunakan. Pengujian dilakukan dengan Uji Signifikan, Canonical Relationship serta Redudancy Index.
Dari Canonical Functions yang digunakan, dilakukan interpretasi hasil dengan menggunakan beberapa metode, seperti Canonical Weights, Canonical Loadings atau Cross Canonical Loadings
Melakukan validasi atas hasil output tersebut. validasi biasanya dilakukan dengan membagi dua bagian sampel, kemudian membandingkan kedua hasil yang ada. Jika perbedaan hasil kedua sampel tidak besar, bisa dikatakan korelasi kanonikal adalah valid.

Bagaimanakah Model dari Canonical Correlation Analysis?
Canonical Correlation termasuk dalam Multivariate Dependence Method, dengan model:
Y1+Y2+…+Yn = X1+X2+…+Xn
Metrik Metrik
NB: data untuk korelasi kanonikal sebaiknya adalah metrik, walaupun data non metrik masih diperbolehkan (misal dengan dummy variabel).

Proses Terjadinya Kehamilan Kembar

Posted by al Baroky Corp... on

Beberapa tahun belakangan kehamilan kembar atau lebih dari satu sedang meningkat. Secara umum, hal ini karena peningkatan penggunaan obat untuk fertilitas (kesuburan), tapi kehamilan kembar juga dikarenakan sebab lainnya, seperti usia ibu saat kehamilan, wanita dengan riwayat persalinan yang sering, wanita yang hamil segera setelah berhenti minum pil KB dan juga lebih tinggi pada orang yang memilik keturunan atau genetik kembar

Bagaimana proses terjadinya kembar ?

Kembar identik yang disebut juga sebagai kembar Monozygotik, yaitu kembar yang berasal dari satu telur. Mempunyai gen yang sama, jenis kelamin yang sama, dan muka yang serupa.

Proses terjadinya kembar identik yaitu karena pada masa pembuahan sebuah sel telur matang di buahi oleh sebuah sperma yang membantuk zygote, kemudian zygote ini akan membelah.

Jika pembelahan zygote ini terjadi saat awal pembuahan (1-3 hari setelah pembuahan) maka setiap embrio biasanya akan memiliki kantong ketuban yang berbeda, dan satu plasenta.

Tetapi bila pembelahan terjadi setelah 14 hari maka kemungkinan kembar akan terjadi join / menempel bersama pada bagian dari tubuhnya atau pembelahan yang tidak sempurna yang disebut sebagai kembar siam lebih tinggi. Jadi kembar siam terjadi pada kembar monozygot. Dengan pemeriksaan USG (utrasonografi) dokter akan dapat menilai keadaan dari janin, jenis kelamin, kelainan maupun posisi dll.

Kembar fraternal yang disebut juga sebagai kembar dizygotik, yaitu kembar yang berasal dari dua telur. Mereka biasanya tidak terlalu mirip atau seperti kakak adik saja, Tidak selalu memiliki jenis kelamin yang sama dimana : ½ bagian dari kembar fraternal adalah anak laki – anak perempuan; ¼ bagian adalah anak laki – anak laki dan ; ¼ bagian lagi anak perempuan-anak perempuan.

Proses terjadinya kembar fraternal yaitu karena pada masa pembuahan terdapat dua buah sel telur matang yang akan masing- masing di buahi oleh sperma yang berbeda. Karena berasal dari dua telur dan sperma yang berbeda maka masing- masing mempunyai kantung ketuban dan plasenta sendiri. Jadi kembar fraternal, adalah terjadinya 2 proses pembuahan dalam satu kehamilan.

Kira-kira 2/3 bagian dari bayi kembar adalah kembar fraternal.

Biasanya dokter akan data menyatakan kembar identik atau fraternal setelah proses kelahiran dengan menilai dari plasentannya.

Bagaimana mengetahui jika anda hamil kembar?

Banyak orang menemukan bahwa ia mempunyai kehamilan kembar saat awal kehamilannya melalui USG (Ultrasonografi) yang dilakukan. Yang lain menilai kehamilan kembar ini dari pertumbuhan rahim yang cepat sehingga menimbulkan kecurigaan terjadinya kehamilan kembar. Atau saat pemeriksaan kehamilan dokter akan merasakan 2 buah kepala yang berbeda atau dua buah detak jantung janin.

Pemeriksaan USG (ultrasonografi) akan memastikan kecurigaan adanya kehamilan kembar dengan lebih tepat dan aman.

Membuat Efek Perangko

Posted by al Baroky Corp... on

Mau ada gambar kita di Perangko atau mau moment special kita ada di perangko Indonesia? Gampang caranya. Pake photoshop bisa kok.. MAU ???


Buka dokumen baru :
perangko1


warnai background dengan warna Abu-abu..


Buat layer baru.


buat kotak dengan rectangle marquee tool dan warnai dengan warna putih.


perangko2


Tekan ctrl + D untuk menghilangkan seleksi


Buat kotak baru di dalam kotak pertama dengan Rectangle tool . Di Option bar aktifkan Paths.


perangko3


Klik Eraser Tool. Klik Windows > Brushes untuk menseting brush . Setting seperti dibawah


perangko4


Klik path selection tool, Klik kanan di kotak Paths klik stroke path


perangko5


Settingan Stroke Path pilih Eraser .. Klik OK


perangko6


Hasilnya :


perangko7


* Dengan bantuan Kotak Path dan settingan Eraser tool terbentuk sisi bolong-bolong.


Buat bayangan supaya keliatan real


Klik kanan layer 1 > blending Option atau Klik 2x di layer 1


perangko8


Sekarang buka File Foto yang mau dimasukan ke dalam perangko.


saya pake foto Adik saya sedang Menikah.


perangko9


Drag foto ke dalam Template Perangko yang udah dibuat.


Atur-atur sizenya supaya pas masuk kedalam perangko.


Hapus bagian bawah foto supaya kita bisa nambahin Subtitle. Hapus gunakan rectangle marquee tool.


perangko10


Buat garis tepi di foto dengan memberikan efek Stroke.


Klik kanan layer foto > Blending Options atau Klik 2x layer foto.


perangko11


Sekarang Gunakan Kreasi sendiri yaa.. Beri tulisan di perangko tadi.


Hasilnya seperti ini :


perangko


Selamat mencoba.. Stop dreaming start action!!





Artikel Membuat Efek Perangko ini dipersembahkan oleh Tutorial Photoshop Gratis. Kunjungi Wallpaper, Font, Desktop Theme Gratis Pokoknya Serba Gratis. Baca Juga Stop Dreaming Start Action mudah-mudahan bisa memberi motivasi untuk lebih mendalami Adobe Photoshop dan lebih PEDE.